DINAS PANGAN DAN PERTANIAN
Kabupaten Sidoarjo

Pelatihan Olahan Gyoza di Desa Ganting Dorong Inovasi dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

  • 24 Maret 2026
  • 96 kali

Upaya peningkatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat terus dilakukan melalui kegiatan Pelatihan Olahan Gyoza yang diselenggarakan di Desa Ganting, Kecamatan Gedangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen dalam mendorong pengembangan potensi pangan lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga desa.

Pelatihan diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga, pelaku UMKM, serta masyarakat yang memiliki minat di bidang kuliner. Sejak awal kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap sesi yang diberikan. Materi pelatihan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga praktik langsung agar peserta benar-benar memahami proses produksi secara menyeluruh.

Dalam sesi praktik, peserta diajarkan tahapan pembuatan gyoza mulai dari pemilihan dan pengolahan bahan baku yang higienis, teknik pembuatan kulit yang elastis dan lembut, hingga peracikan isian dengan cita rasa yang seimbang. Instruktur juga memberikan demonstrasi teknik melipat gyoza agar terlihat rapi dan menarik, sehingga memiliki nilai tambah secara visual saat dipasarkan.

Selain keterampilan teknis pengolahan, pelatihan ini juga membekali peserta dengan wawasan kewirausahaan. Materi yang disampaikan meliputi strategi pengemasan produk yang menarik dan aman, perhitungan analisis sederhana biaya produksi dan harga jual, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Hal ini diharapkan dapat membantu peserta mengembangkan usaha rumahan yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Pemilihan olahan gyoza sebagai materi pelatihan didasarkan pada tren kuliner yang terus berkembang dan diminati berbagai kalangan. Produk ini dinilai memiliki peluang pasar yang cukup luas, baik untuk penjualan dalam bentuk siap santap maupun frozen food yang praktis dan tahan lama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Ganting mampu menciptakan inovasi produk olahan pangan yang kreatif, berkualitas, dan memenuhi standar keamanan pangan. Lebih dari itu, pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga serta memperkuat sektor UMKM di tingkat desa.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan keterampilan dan inovasi di bidang pangan.